1. Psikologi Manajemen
Manajemen
berasal dari kata to manage yang berarti mengatur. Dalam hal mengatur, akan
timbul masalah, problem,proses dan pertanyaan tentang apa yang diatur, siapa
yang mengatur, mengapa harus diatur, dan apa tujuan pengaturan tersebut.
Manajemen adalah proses yang sistematis,terkordinasi dan koperatif dalam usaha-usaha memannfaatkan sumber daya manusia dan sumber-sumber lainnya.
Definisi manajemen mengalami perkembangan dari masa ke masa tergantung kebutuhan organisasi, sehingga istilah manajemen yang dikemukakan oleh para ahli sangat beragam. Definisi manajemen yang diutarakan para ahli tidak ada yang dijadikan patokan dalam pelaksanaan manajerial, akan tetapi seorang manajer harus mampu melaksanakan peranannya memilih konsep manajemen yang akan dijadikan landasan dalam organisasi yang dipimpinnya.
Manajemen adalah proses yang sistematis,terkordinasi dan koperatif dalam usaha-usaha memannfaatkan sumber daya manusia dan sumber-sumber lainnya.
Definisi manajemen mengalami perkembangan dari masa ke masa tergantung kebutuhan organisasi, sehingga istilah manajemen yang dikemukakan oleh para ahli sangat beragam. Definisi manajemen yang diutarakan para ahli tidak ada yang dijadikan patokan dalam pelaksanaan manajerial, akan tetapi seorang manajer harus mampu melaksanakan peranannya memilih konsep manajemen yang akan dijadikan landasan dalam organisasi yang dipimpinnya.
2. Organisasi
Organisasi
merupakan alat atau wadah yang statis. Menurut M. Manullang organisasi sebagai
proses penetapan dan pembagian pekerjaan yang akan dilakukan, pembatasan
tugas-tugas atau tanggung jawab serta wewenang dan penetapan hubungan-hubungan
antara unsur-unsur organisasi, sehingga memungkinkan orang-orang dapat bekerja
bersama-sama seefektif mungkin untuk mencapai tujuan.
3. Komunikasi
Komunikasi
merupakan suatu hal yang sangat mendasar dalam kehidupan manusia dan bahkan
komunikasi telah menjadi suatu fenomena bagi terbentuknya suatu masyarakat atau
komunitas yang terintegrasi oleh informasi, dimana masing-masing individu dalam
masyarakat itu sendiri saling berbagi informasi (information sharing) untuk mencapai tujuan bersama. Pada pokoknya
komunikasi adalah pusat minat dan situasi perilaku dimana suatu sumber
menyampaikan pesan kepada seorang penerima dengan berupaya mempengaruhi
perilaku penerima tersebut.
4. Dimensi-Dimensi Komunikasi
Dimensi-dimensi
komunikasi terbagi menjadi 2 yaitu:
a. Komunikasi Internal
Organisasi
sebagai kerangka (framework)
menunjukan adanya pembagian tugas antara orang-orang organisasi itu dan dapat
diklasifikasikan sebagai tenaga pimpinan dan tenaga yang dipimpin. Untuk
menyelengarakan dan mengawasi pelaksanaan tujuan yang akan dicapai, manajer
atau administrator mengadakan peraturan sedemikian rupa sehingga ia tidak perlu
berkomunikasi langsung dengan seluruh karyawan. Ia membuat kelompok-kelompok
menurut jenis pekerjaannya dan mengangkat seorang sebagai penanggung jawab atas
kelompoknya. Dengan demikian pimpinan cukup berkomunikasi dengan para
penanggung jawab kelompok. Dan jumlah kelompok serta besarnya kelompok
bergantung pada besar kecilnya organisasi.
b. Komunikasi Eksternal
Komunikasi eksternal
ialah komunikasi antara pimpinan komunikasi organisasi dengan khalayak diluar
organisasi. Pada instansi-instansi pemerintah seperti departemen, direktorat,
jawatan, dan pada perusahaan-perusahaan besar, disebabkan oleh luasnya ruang
lingkup, komunikasi lebih banyak dilakukan oleh kepala hubungan masyarakat (public relations officer) daripada oleh
pimpinan sendiri. Yang dilakukan sendiri oleh pimpinan hanyalah terbatas pada
hal-hal yang dianggap sangat penting, yang tidak bisa diwakilkan oleh orang
lain, umpamanya perundingan (negotiation)
yang menyangkut kebijakan organisasi. Yang lainnya dilakukan oleh kepala humas
yang dalam kegiatan komunikasi eksternal merupakan tangan kanan pimpinan.
Daftar Pustaka
Hasibuan, Drs. Malayu S.P.
(1993). Manajemen Dasar, Pengertian dan Masalah, CV Haji Masagung, Jakarta.
Manullang, M. (2012). Dasar-Dasar Manajemen. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press
Badrudin, Dr. M.Ag. (2013). Dasar-Dasar Manajemen. Bandung: Alfabeta.
Effendy, Prof. Drs. Onong Uchjana. (2011). Ilmu Komunikasi Teori dan Praktek. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar